Kenapa Anak Banyak Alasan Kalau Disuruh Belajar?

Kenapa ya anak saya punya banyak alasan kalau disuruh belajar?

Anak saya disuruh belajar, belum setengah jam, udah ga mau lagi belajar.

Kalimat pertanyaan di atas mewakili ungkapan kegelisahan orang tua saat melihat anaknya “malas” belajar. Sering pula orang tua menegur anak jika sang anak malas atau ogah belajar.

Tapi tahukan mama? Bentuk teguran atau pola asuh yang tidak tepat untuk anak justru dapat menciptakan perilaku menyimpang lain dan semakin menurunkan motivasi belajar anak. Oleh karena itu perlu diketahui lebih lanjut, hal apa saja yang menjadi penyebab anak memiliki kecendrungan malas belajar.

Faktor yang menyebabkan anak malas belajar dapat berupa faktor inheren (dari dalam diri anak) maupun eksteren (dari luar diri anak, seperti lingkungan, keluarga, teman). Berikut ini merupakan penjelasan dari faktor yang menyebabkan malasnya anak belajar:

1. Tidak merasa nyaman dengan lingkungannya

Anak cenderung akan malas untuk belajar jika menemukan lingkungan yang tidak sesuai dengan dirinya. Ruangan yang terlalu berisik yang mengganggu konsentrasinya, atau ruangan yang kurang cahaya yang membuat anak menjadi mengantuk. Atau kadang juga kesulitan beradaptasi dengan lingkungan yang baru (contohnya, peralihan anak yang berpindah sekolah)

2. Tidak cocok belajar dengan guru di sekolah

Menemukan guru yang tepat untuk anak tidak mudah. Ada beberapa anak yang cocok dengan guru di sekolahnya dan ada pula yang tidak. Hal tersebut dapat memberikan dampak negatif berkepanjangan, salah satunya demotivasi belajar bagi anak serta menurunnya prestasi anak.

3. Tidak menyukai pelajarannya

Setiap anak dibekali kemampuan kognitif dan kemampuan intelektual yang berbeda-beda. Tidak semua anak menyukai pelajaran yang didapatkannya di sekolah. Bagi anak yang tidak menyukai pelajarannya, cenderung akan mengeluhkan pelajarannya dan menghindari tantangan untuk dapat bisa memahami pelajaran tersebut. Sehingga anak menjadi bosan dan malas untuk belajar. Memaksakan anak untuk menyukai semua pelajaran akan menyulitkan anak dalam mencapai prestasi terbaiknya. Namun, mendukung anak pada pelajaran yang ia sukai bisa membuatnya semakin percaya diri dalam mencapai prestasi bahkan untuk pelajaran yang awalnya ia tidak suka

4. Terlalu lelah

Terlalu lelah bisa menjadi alasan mengapa seorang anak malas untuk belajar. Jarak dan waktu yang cukup panjang yang ditempuh seorang anak ke sekolah, beraktivitas seharian di sekolah, ditambah lagi kegiatan lain di luar sekolah, membuat seorang anak kelelahan. Saat seorang anak terlalu lelah, anak justru memilih untuk beristirahat, menghindari kejenuhannya dan malas untuk belajar, meskipun tugas sekolah harus dikerjakan ataupun ada ulangan di sekolah yang dihadapinya esok hari.

 

Masih banyak faktor lainnya yang mempengaruhi mengapa seorang anak menjadi malas belajar. Untuk itu, perlu adanya solusi untuk mengatasi anak yang malas belajar, yaitu dukungan dari orang tua dalam menciptakan suasana belajar anak yang kondusif di rumah, mulai dari tata ruangan, pencahayaan serta menghindari kebisingan. Kemudian tidak memarahi anak karena membenci pelajaran atau guru di sekolahnya, tetapi mencarikan solusi yang tepat agar anak tetap bisa menguasai materi pelajaran di sekolahnya. Hal yang tepat diberikan untuk anak adalah pendampingan intensif dengan guru les privat yang bisa menjadi teman belajar anak. Les privat menjadi solusi yang tepat, orang tua dapat mengawasi langsung proses belajar anak dan guru, serta tidak lagi membuat anak terlalu lelah karena waktu belajar lebih fleksibel.

 


© Copyright 2018 Max Education Indonesia - All Rights Reserved

  Whatsapp (Chat Only)