Peranan Orang Tua dalam Membentuk Pribadi Anak Agar Tidak Menjadi Korban Bullying

Mendengar kasus bullying yang terjadi belakangan ini membuat hati siapapun miris. Bagaimana tidak, korban dan pelaku bullying adalah seorang pelajar. Korban bullying biasanya adalah mereka yang memiliki karakter dan fisik yang lebih lemah. Setiap orang tua pasti menginginkan hal terbaik untuk anaknya tentu tidak ingin anaknya menjadi korban bullying. Disinilah peran orang tua sangat penting untuk mencegah anak dari perilaku bullying. Yuk, lakukan 4 hal berikut agar  anak tidak menjadi korban bullying.

 

Pendekatan Orang Tua Sebagai Teman Si Anak

Kebanyakan anak-anak korban bullying tidak memberitahu kepada orang dewasa mengenai hal yang dialaminya. Sebelum bullying terjadi, disinilah pentingnya pendekatan orang tua sebagai teman si anak, sehingga anak  akan lebih terbuka kepada orang tuanya mengenai kehidupan sosialnya dan apa yang dialaminya. Mulailah luangkan waktu untuk bonding time bersama anak agar tercipta ikatan emosional yang baik antara orang tua dan anak. Buatlah ritual-ritual keluarga seperti ngobrol bersama atau buat jadwal piknik bersama. Support seperti ini akan mencegah anak menjadi korban bullying karena adanya keterbukaan dari anak.

 

Membangun Kepercayaan Diri Anak

Seorang anak memiliki karakter dan sifat yang berbeda dengan yang lainnya. Ada anak yang memiliki karakter yang kuat, kepercayaan diri yang tinggi dan lebih dominan dibandingkan temannya, ada juga sebaliknya. Kalau kebetulan anak Anda tergolong anak yang lemah, seperti pemalu, pendiam dan jarang bergaul, cobalah untuk menerima keadaan anak. Kalau kita mampu mengerti anak tentunya akan menumbuhkan rasa percaya diri anak. Selanjutnya kepercayaan diri anak dalam lingkungan akan tumbuh sehingga anak dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

 

Membekali Anak Dengan Olahraga Fisik
Anak yang fisiknya terlihat lemah biasanya menjadi sasaran bullying temannya. Daftarkan anak dalam klub olahraga fisik seperti, basket, sepakbola atau taekwondo. Olahraga sebagai kegiatan positif membuat fisik kuat dan sehat juga menjadi sarana anak menjalin pertemanan. Selain itu anak menjadi aktif melakukan "perlawanan" ketika terjadi bullying. Namun perlu ditekankan kembali pada anak bahwa perlawanan disini sebagai bentuk pertahanan diri bukan untuk menyakiti orang lain.

 

Jadilah Contoh Yang Baik

Anak-anak sebenarnya adalah pribadi yang polos dan mudah terpengaruh, mereka cenderung meniru sesuatu yang ada di lingkungannya. Jadilah panutan yang baik bagi anak, jika orang tua berperilaku baik terhadap orang lain maka dengan sendirinya karakter baik anak akan terbentuk. Share pengalaman pertemanan anda kepada anak, bagaimana cara anda membangun pertemanan yang sehat dan mendapatkan teman sebanyak-banyaknya. Ajak anak saat ada pertemuan dengan teman-teman anda atau  mengundang teman-teman untuk berkunjung kerumah. Dengan begitu anak menjadi mudah bergaul dan bersosialisasi.

 

MAX Education adalah sebuah lembaga pendidikan SD, SMP, SMA/SMK yang menyediakan layanan Bimbingan Belajar dan tanya jawab soal online. Kami percaya bahwa setiap manusia memiliki potensi yang hebat!. Oleh sebab itu MAX Education akan terus berusaha menjawab segala kebutuhan Akademis maupun Non Akademis Anak-anak Indonesia. Konsultasikan masalah anak atau pelajaran anak anda pada kami. Silahkan hubungi kami melalui contact atau mengisi form dibawah ini.


© Copyright 2018 Max Education Indonesia - All Rights Reserved

  Whatsapp (Chat Only)